Ruang Lingkup

Desain Fashion

Desain Fashion

Ruang Lingkup karya bidang DESAIN FASHION dapat berupa :

  1. Wearable fashion (koleksi fashion siap pakai atau koleksi fashion RTW)
  2. Crafty fashion (produk fashion yang menggunakan/menerapkan teknik kriya tradisi dalam proses pembuatan. contoh: eksplorasi sulam tapis lampung,penggunaan kain tradisi, eksplorasi motif tradisional menjadi tampilan yg modern)
  3. Wearable technology (teknologi yang diterapkan dalam bentuk siap pakai seperti dress yang menyala dalam gelap, baju yang berubah warna untuk mengindikasi keasaman air hujan)
  4.  Sustainable Fashion (Sebaiknya dibatasi pada pengembangan material baru), kalau hanya recycle/upcycle lebih cocok ke ecofashion (sudah biasa)
  5.  Aksesoris fashion (tas, alas kaki, jewellery, jam)
 
 Karya disajikan dalam
  1.  Konsep karya
    – imageboard/moodboard
    – konsep karya (termasuk penjelasan sebagai solusi masalah )
    – konsep karya ditulis dengan word count max. 350 kata
    – sektor pasar
    – rancang bahan
    – contoh material
  2.   Gambar desain /sketsa desain berwarna
  3.   Pola / flat pattern (optional)
  4.   Prototype
  5.  Foto karya / prototype 3dimensi
    – File dikirimkan dalam format PDF file, tidak lebih dari 10Mb.
    – CV dicantumkan di bagian akhir portolio karya yang diajukan, lampirkan foto diri terkini.

Manfaat Bagi Desainer Terpilih

  1. Penghargaan dari Bekraf (Sertifikat)
  2. Fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual
  3. Pendampingan & pelatihan dari coach, trainer dan mentor : (Character Building, Creative Thinking, Marketing Strategy dan Business Strategy & Development)
  4. Publikasi melalui Katalog Program 2019 (Profil & karya) yang diterbitkan Badan Ekonomi Kreatif
  5. Diberi kesempatan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan Badan Ekonomi Kreatif diantaranya IKKON atau difasilitasi pameran Bekraf Festival, Indonesia Design Week, dan lain-lain dengan ketentuan yang berlaku
  6. Program magang di dalam negeri ataupun di luar negeri Kesempatan studi banding Internasional

Ingin menjadi desainer masa depan Indonesia?